Nantikan Ulasan "USP Swamitra JKS Raih Predikat Terbaik Kategori BDR dan Kinerja, 2014 dan 2015"

Rapat Terbatas Pengurus dan Pengelola

Rapat Terbatas Pengurus dan Manager USP Swamitra, 28 Januari 2016 di Sate Nano Djogja, Tangerang Selatan.

Rapat Anggaran USP Swamitra Jaya Kerta Sejahtera, 25 Januari 2016

Rapat Anggaran dan Penyerahan Penghargaan USP/KSP Swamitra Berprestasi Area 1 Tahun 2016, Slipi Jakarta Barat.

Rapat Anggaran USP Swamitra Jaya Kerta Sejahtera, 25 Januari 2016

Rapat Anggaran dan Penyerahan Penghargaan USP/KSP Swamitra Berprestasi Area 1 Tahun 2016, Slipi Jakarta Barat.

Kunjungan Manajemen Bank Bukopin

Study banding peserta Manegement Development Program (MDP), sebagai syarat untuk menjadi kepala cabang, 12 Januari 2016.

Koperasi Produsen Jaya Kerta Sejahtera

Perpanjangan Perjanjian Kerjasama antara JKS - PT. Bank Bukopin, Tbk., Slipi 21 Maret 2015.

Koperasi Produsen Jaya Kerta Sejahtera

Partisipasi Koperasi Produsen Jaya Kerta Sejahtera dalam pembentukan Dekopinda Kota Tangerang Selatan Tahun 2009.

Tampilkan postingan dengan label Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tradisional. Tampilkan semua postingan

28 Januari 2016

"Mie Kondang", Mie Ayam yang pernah Disantap RI 1

Anda penggemar kuliner yang satu ini? Banyak yang bilang, kuliner ini berasal dari daratan Tiongkok yang dibawa oleh para imigran asal negara tersebut ke Nusantara. Makanan ini berbahan utama tepung tapioka yang telah diolah sedemikian rupa sehingga berbentuk menyerupai tali, yang kita kenal dengan sebutan "mi". Lalu, "mi" atau "mie" tersebut dicampur dengan olahan daging ayam yang dipotong menyerupai dadu, dan sedikit irisan sawi hijau serta racikan bumbu tertentu. Ketika semua bahan dan bumbu telah matang dan tersaji di mangkuk, maka nama kulinernya pun berubah menjadi "mi ayam" atau "mie ayam".

23 Januari 2016

Colenak, Kuliner Warisan Leluhur Tanah Pasundan

Colenak Salamina H. Ahmad Bustomi menjadi colenak terpanjang sehingga berhak masuk MURI, 2010 silam.
Belum afdal rasanya jika berkunjung ke kota yang terkenal dengan hasil kerajinan tangannya, Tasikmalaya, tetapi belum menyicipi satu kuliner tradisional warisan leluhur urang Sunda, colenak.

Walaupun berasal dari Bandung yang dikenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930, namun seiring berjalannya waktu, kudapan tradisional ini, kini dapat dengan mudah dijumpai di seantero Tatar Sunda, diantaranya di Kota Tasikmalaya. Tepatnya di jalan Veteran (Simpang Lima, Gunung Pereng). Nama pemiliknya H. Ahmad Bustomi dengan brand Colenak Salamina.